Selasa, 31 Desember 2013

Tahun Baru Lagi





1 Januari 2014

Tepat tengah malam terbangun oleh suara ledakan-ledakan di langit rumah kami. Suara ledakan yang paling kubenci dalam hidup karena alih-alih sebagai perayaan dan kegembiraan bagi yang merayakannya aku malah mendengar nada kepongahan sebagai hamba, sebagai insan di muka bumi. Suara-suara itu seolah-olah meledek seruan untuk kembali ke jalan yang lurus, untuk menjauhkan diri dari kemubaziran dan kesia-sian. Tapi biarlah ”lanaa a’maluna wa lakum a’malukum” bagi kami amalan kami dan bagimu amalan kamu. Biarlah mereka yang mata, telinga bahkan hatinya telah tertutup dari kebenaran.

Yang terpenting dan terberat sekarang adalah PR kami sebagai orang tua dari anak-anak yang sedang tumbuh berkembang menjelang masa remaja. Sanggupkah kami mengemban amanah yang sangat berat tersebut. Ditengah persaingan perang pemikiran yang semakin gencar dilakukan oleh mereka yang mengaku lebih ”modern”. Mereka mengira seolah-olah hidup hanyalah persoalan menghabiskan usia tanpa diminta pertanggungjawabannya kelak, usaha mempengaruhi mental, pemikiran dan tingkah polah anak-anak yang sangat menggelisahkanku sebagai orang tua. 

Ya Allah, lindungilah anak-anak kami dari kemurkaanMu kelak, jaga dan lindungilah mereka dimanapun berada.
  
Laa Hawla walaa kuwwata illa billaah  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar