Jumat, 23 September 2016

"Teman"

Katanya kita ini teman

Oh, salah ya. Baklah akan kuralat. Kataku kita ini teman. Mungkin begitu bisa menjelaskan mengapa tak kau biarkan aku untuk bisa menjamah kabar tentangmu.

Saat memori melayang kembali padamu ingin rasanya kuambil penghapus dan kusapu perlahan agar tak terlihat lagi namamu disana, hanya agar kau merasa tenang tanpa perlu menutup rapat pintu dan daun jendelamu untukku singgah barang sebentar.

Tapi ternyata penghapusanku tak cukup kuat untuk untuk menghilangkan sebuah baris pada satu halamaan diantara ribuan halaman jalan hidupku, bahwa kita pernah bersama sebagai teman. Dan pastinya namaku tertera di halaman bukumu juga tanpa kuasa kau menghapusnya sebesar apapun usahamu. Bukankah begitu.

Untukmu temanku, bukalah jemarimu untuk kita saling bertautan. Rentangkan kembali tanganmu untukku dan katakan "I still be your fiend"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar